Seru.! Pemilihan Ketua Masjid Al-Mukhlisin Dua Putaran, Daryanto Raih Suara Terbanyak

19_pemilihan

Anggota Dewan Penasehat Masjid Al-Mukhlisin, Sirojuddin S.Sos, M.Si memberikan sambutan pembukaan musyawarah pemilihan pengurus baru periode 2026-2029.. (f/hendri alamsyah)

BANYUASIN – Musyawarah Pemilihan Ketua Mesjid Al-Muklisin, untuk peride 2026 – 2029 yang berlangsung, Minggu (18/1/2025) cukup ‘seru’ dan mendebarkan, karena calon yang didaulat maju sebagai kandidat ada 5 (lima) Peserta. Alhasil pemilihan berlangsung dua putaran, dan selesai hampir tengah malam.

Acara pemilihan dipimpin langsung oleh Ketua Formatur, HM Teguh Jaya, diawali dengan sambutan dari Anggota Dewan Penasehat, Sirojuddin, S.Sos, M.Si. Menyusul kemudian pembacaan Tata Tertib, sebagai pedoman agar tahapan pemilihan berlangsung secara proporsional dan terbuka.

Selanjutnya disusul dengan penjaringan bakal calon yang boleh diajukan dalam forum musyawarah ini, oleh para jemaah yang hadir, secara terbuka dan menyebutkan nama. Tidak memakan waktu lama, alhasil jemaah yang hadir, yang tercatat berdasarkan absensi lebih dari 90 orang, berhasil memajukan lima nama, yakni Dr. Daryanto, Dahri Maulana, Zaenal Abidin, M. Yunus dan Ir. Rahman.

Sebelum dipilih, para kandidat juga diwajibkan menyampaikan Visi dan Misi yang menjadi dasar dan alasan bagi masing-masing mencalonkan diri. Masing-masing kandidat diberi waktu 5 menit, untuk menyampaikan apa saja program yang bakal dilakukan, demi kemajuan Masjid Al-Mukhlisin ke depan.

Tepat pukul 21:30 WIB, pelaksanaan pemilihan pun dimulai dengan pemungutan suara sistem tertutup. Para pemilih yang tercatat 90 orang diminta menuliskan nama calon atau nomor urut calon, pada secarik kertas kecil putih bercap masjid yang sudah disiapkan panitia pelaksana. Satu persatu par apemilih dipanggil ke depan, untuk memilih calon yang dihendaki.

Hanya dalam waktu setengah jam pemungutan suapra pun selesai dengan komposisi, Dr. Daryanto menempati posisi teratas dengan peroleh 36 Suara, sementara Dahri Maulana di posisi kedua (23 Suara), selanjutnya posisi ketiga Ir Rahman (15 Suara), pososo ke empat Zaenal Abidin meraih (11 suara) dan posisi ke lima M Yunus (5 suara).

Dua Putaran

Sebagaimana sudah ditetapkan berdasarkan Tata Tertib, bahwa Ketua terpilih ditetapkan secara langsung jika ia memperoleh suara 50%+1 dari jumlah pemilih.Artinya jika ada pemilih berjumlah 94 orang, maka yang berhak menang adalah peraih suara minimal 48 suara. Jika tidak ad ayang mencapai angka tersebut, maka dilakukan pemilihan ulang bagi 2 calon peraih suara terbanyak.

Merujuk pada kententuan ini, maka Ketua Formatur, sempat menyarankan agar peraih dua kandidat peraih suara tertinggi berembuk saja, untuk menempati posisi ketua. Namun salah satu kandidat memilih untuk pemilihan ulang saja,agar lebih terbuka, dan pemilihan ulang pun dilakukan.

Sama seperti di putaran pertama, suasana pemilihan putaran kedua ini berlangsung semakin mendebarkan, karena kedua kandidat diperhitungkan memiliki peluang yang sama-sama kuat serta memiliki pendukung. Terbukti, ketika memasuki perhitungan suara terakhir, Daryanto memperoleh 44 Suara, sedangkan Dahri Maulana meraih 42 Suara. Suara tidak sah ada 2, Total pemilih 88 orang. (*)

Editor      : Dahri Maulana
foto -foto : Hendri Alamsyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *